Langsung ke konten utama

Postingan

Tragedi Pus Mungil

"Dia mati," Ropik kembali masuk ke dalam rumah. "Hah?," aku kaget beneran. Iya, tidak menyangka pus mungil itu tiada secepat itu. "Tadi sekelebatan aku melihat buntut kucing dewasa," Ropik terduduk dengan wajah setengah tidak percaya. "Dan itu induknya. Leher si Kuneng terluka seperti bekas gigitan." "Kamu mau bilang induknya yang..?" Ini tidak sesuai harapan. Menyedihkan. Bencana kehewanan.  "Padahal aku taruh Soklat dan Kuneng di depan rumah supaya... " lelaki tinggi legam itu tidak melanjutkan bicaranya. "Supaya induknya menemukannya dan memberinya susu. Atau supaya ada yang kasihan dan memeliharanya," aku cepat menukas, memastikan jalan pikiranku sama dengan pria ini. Ropik mengambil tanah dan pasir dan menaruhnya dalam ember semen. Si Kuneng yang malang dikuburkan dengan hormat.  "Eh, ke mana si Soklat?" hanya Kuneng yang kulihat ditimbun tanah. "Mungkin dibawa induknya, mungkin diambil orang, aku...

University of Life

Nihil Obstat: Andreas Setyawan, SJ Kemarin siang saya sempat adu argumen dengan boss yang tidak mau approve perpanjangan visa orang riset lapangan karena dia harus tinggal lebih lama di luar negeri karena sakit tipus dan covid. Menurutnya itu bukan tanggung jawab proyek ini. Akhirnya saya ingatkan lagi bahwa keberadaan dia di luar negeri sejak awal khusus untuk proyek ini. Tanpa kehadiran dia proyek ini tidak akan jalan, dan saya menawarkan untuk mengusulkan tambahan overhead cost karena perusahaan mesti membayar 20 persen dari nilai expense vendor luar negeri di mana tidak ada tax treaty antara dua negara. Saya juga mengacu pada pasal force major. UUD, ujung2nya duit. Kejadian ini membuat saya ingat pesan pastor retret ketika saya masih belajar di SMP swasta Jakarta, "Ingatlah cuma ada 2 kehendak dalam hidupmu, kehendakmu manusia dan kehendak Tuhan." Di situasi pandemi ini sekeliling saya sudah beberapa orang positif covid dan kantor semakin sepi dan tentunya mereka yang sed...

Boss Robot

"Good morning, Sir". "Morning, Deara." No intonation, of course, no emotion, mostly. None of my friends had ever experienced as I do now. Working for Boss Robot. I start working here last week. I am in the middle of challenging my self. I believe that I suppose to work for boss robot because I have ever experienced boss human who yelled at my ears all the time, hearing: "fuck", "bloody hell" words as my reward. So I deserve to work for a well manner boss who is robot. I know what I want to. That is why I am here. I need a trigger to behave with well manner even it is from a robot. When I work for robot human I learn words of shit. When I can learn nice things from a robot, it is very good to be true, right? Why I should work for robot human?  The most favourite part is that easily I can just push botton on his nose when I want to hear appreciation of my good job.  "Excellent, Deara." When I shake his hand suddenly a promotion letter com...

Rini dan Bagus

Rini sudah mulai pegal ketika telapak kakinya berjinjit mengintip di jendela ruang keluarga sudah hampir 30 menit, ketika tiba-tiba dia melihat anak laki-laki berumur sekitar 2 tahun  berlari hampir menubruknya.   "Dia saja, Bu," kata Rini. Ibu Hartanto mengangguk. Ibu muda itu menggandeng anak sulungnya dan mengajaknya bersama menghadap ke Kepala Panti Asuhan. "Itulah ceritanya bagaimana kamu menjadi adikku," kata Rini sambil tersenyum. Bagus, anak laki-laki yang 30 tahun lalu berlari hampir menubruknya tertegun. Dia tidak ingat bahwa dia tidak lahir di rumah ini.  "Lalu, bagaimana dengan Mbak Rini?" "Aku? Aku ditemukan di depan rumah Ibu. Seseorang menaruh aku di depan rumah Ibu," Rini berkata sambil tersenyum. Kali ini Bagus sulit mengartikan apakah kakaknya tersenyum sedih atau senang. Bagus dan Rini akhirnya membahas soal masa lalu mereka ketika ternyata golongan darah mereka tidak satu pun yang cocok dengan golongan...

Saya Pescatarian

Setelah beberapa lama menimbang saya memutuskan untuk memulai pola makan baru sebagai pescatarian.  Apakah yang disebut Pescatarian itu? Sebagai pescatarian, saya hanya akan berminat makan ikan dan sayur. Telur, susu dan produk turunannya masih saya makan karena dianggap tidak mengandung unsur hewani. Bisa dibilang saya masih belajar, sehingga saya tidak terlalu keras kepada diri saya untuk memulai ini. Selain beberapa pertimbangan lainnya. Apa yang membuat saya memutuskan untuk jadi seorang pescatarian? Karena saya tidak tega pada binatang. Sebenarnya termasuk kepada ikan. Suatu saat saya akan berhenti makan ikan juga.

Spacial Behaviour

Perilaku spasial atau spacial behaviour mengacu pada sikap-sikap tertentu yang dibatasi oleh tembok-tembok di mana seseorang berada. Dia yang sedang berada di dalam kamar tidur tentunya bertindak secara terbatas, karena apa yang dilakukannya dibatasi oleh fungsi dan fasilitas ruangan yang, pun, terbatas. Namun hal ini hanya menjadi mutlak ketika seseorang belum terkontak secara tehnologi dengan ruang virtual di luar keberadaannya saat ini. Peran dia yang beraneka memaksa dia untuk keluar dari batasan itu. Apakah perilaku spasial masih relevan dalam hidup manusia yang semakin modern?

Jangan Seperti Mr. Bean

Mr. Bean itu sebenarnya orang yang santai atau pemarah? Sebelum memberi label salah satu dari itu, mari kita analisa filemnya... Overthinking Mr. Bean selalu tampak berpikir berlebihan. Emangnya overthinking itu salah ya? Tentunya bukan soal benar atau salah. Tapi apa pun yang berlebihan itu tidak baik. Atau begini prinsip saya: jangan berjalan menuju jurang untuk mengetahui tepinya di mana. Terutama jika Anda tidak dapat memprediksi apakah ada yang akan mendorong Anda masuk dalam jurang. Atau ada angin kencang yang tidak sengaja melakukannya. Selain itu, keinginan untuk segera mendapat kejelasan atau buru-buru ingin memperoleh kebenaran membuat kita ingin cepat-cepat mengambil kesimpulan tapi ketakutan akan sesuatu membuat berpikir lagi dan lagi.   Hipotesa Singkat Karena hasrat ingin segera memecahkan masalah, Mr. Bean justru tidak memikirkan akibat untuk jangka panjang. Akibatnya selalu mencelakai diri sendiri. Nah dari 2 analisa saya di atas atas filem serial Mr. Bean, ...