Langsung ke konten utama

Postingan

Kepagian

Apa ya enaknya yang kita kerjakan kalau datang kepagian di kantor? Cleaning service belum selesai beres2....trus apa kita bantuin? Kalo menurut gue sih mendingan: 1. Setel musik kenceng2 2. Bikin kopi dan roti bakar 3. Cek email dan internet 4. Filing 5. Isi Blog 6. Nggosip ke tetangga 7. Ke bank 8. Isi diary online

Ms. Pulsa Kejar Setoran

Ting tong, begitu pintu lift terbuka dan sudah kelihatan meja receptionist di lantai satu, segera aku menuju finger scan. Biasa deh, perlu tenaga dalam untuk bisa absen di alat ini, padahal akurasinya sudah dikurangi 70 persen. Sementara resepsionis sudah siap dengan bolpen untuk pencatatan manual. "Ngelembur lagi, Pulse?" tanyaku. "Iya Mbak." Flash back... "Nge, tahu nggak si Miss Pulsa itu gajinya bisa dua jutaan loh sebulan, beda dikit udah sama dengan gaji gue dong?"kata Miss Dy, sekretaris direksi bag akademik waktu makan siang di depan ruang diskusi mahasiswa. Resepsionis kita yg seksi itu kita panggil Miss Pulsa, karena memang sangat addicted dengan pulsa, dalam sehari bisa habis 50 rebu. "Gara-gara lemburan?" "Iya-lah, orang hampir tiap hari trus ditambah hari Sabtu tiap minggu," kata Miss Bokep sekretaris bagian Case Centre. "Ngomong-ngomong kok loe tahu kalau dia gajinya hampir sama dengan loe?" tanyaku sama Miss Dy...

Know Your Limit!

Know your limit! This words comes from the one who was great in productivity, independent, cross-science, but actually imperfect. I don't want to name it but she is real, she is not pretty, but smart. Her intelligence creates her most perfect personality. Laurie Beth Jones, an author of the book titled "Jesus in Blue Jeans" says, in the meantime she dreamed has met Jesus in his blue jeans who greet her informally, "How are you, Laurie?" It inspired her next step of her life for evaluating her conduct and knowing her limits....Have you ever taken anything in your life seriously? And do you believe that all you've done is most important things to do? Where is your energy most spend off? Have you ever notified there is leak of your energy before you feel very exhausted for nothing at all? Have you focus on what God has call on you?

Catatan Konsolidasi Mudika

Berita Sepekan, Minggu, 26 Maret 2000 “Lho. Kenapa nggak ditaruh di rumah sebelah aja?!” dengan masih berlepotan debu dan memegang sapu dan pengki di kanan kiri Santa bertanya kepada beberapa Mudika putri yang tengah kerepotan mengangkat kursi-kursi yang telah mengkilap. Mereka hendak mengembalikan kursi-kursi yang sudah jarang dipakai itu ke Sekretariat Mudika. “Eh, udah cape, ya. Istirahat dulu, deh. Biar cowok-cowok aja yang ngangkat,” sahut Shinta tanpa bermaksud meremehkan gender, sambil mengatur konsumsi. Dengan dipandu oleh Mudika Wilayah III, sekitar 20-an anak muda (namun ada saja yang mengaku sudah tua, ck-ck-ck) bekerja bakti membereskan Sekretariat Mudika yang sudah mirip gudang. Sambil menikmati snack yang dipersiapkan oleh ibu-ibu Wilayah III, Santa mulai ngerumpi, “Hai, Shin, ngomong-ngomong gimana pendapatmu tentang Konsolidasi Mudika yang lalu?” “Mmm, yang mana?’ glek, seteguk Aqua membasahi kerongkongan. “Yaa. Secara umum lah lauw.” Setelah mengerutkan kening beberapa...

Puncak Pesta Pelindung Paroki

Puncak Pesta Pelindung Paroki Berita Sepekan, Minggu, 7 September 1997 Sabtu siang tanggal 23 Agustus yang lalu, Santa pergi ke gerja untuk bertemu dengan sahabatnya. Sesampainya di sana, santa sempat bingung melihat ada panggung di depan pohon beringin. “ Ada apa ya? Besar amat panggungnya!” Di atas panggung juga terlihat berbagai kesibukan. Muda-mudi sedang asyik mendekor panggung, mulai dari menata lighting, membuat tulisan dan menata sound system. Santa mengahampiri santo kakaknya yang terlihat berada di antara salah satu mudika itu, “Mas ada acara apa, sih?” Sambil menata meja, santo menjawab:” baca dong tulisan di sana!” Santo menunjuk tulisan berwarna kuning spot light di atas layar biru. Santa berujar:”Malam gemb ira 52 tahun Negeriku dan Pesta Pelindung Parokiku. Oooh... jadi nanti malam ada ramai-ramai ya Mas?” sambil menggeser-geser letak kursi Santo berucap, “Ya, malam ini adalah puncak acara Pesta Paroki kita. Juara-juara POSENI dan FESPARAWI Paroki diundang untuk menerim...

Persaudaraan yang Berakar dalam Yesus Kristus

Berita Sepekan, Minggu, 28 Mai 2000 Kunti melambaikan tangannya ke arah Santa yang tengah sibuk merapikan sarung batik di rumah sebelah pastoran. “Hai, ape bener ini Misa Mudika, kok nyang datang Babe-babe ame Nyak-nyak?”, Kunti mencoba berbahasa Betawi sambil menghampiri Santa yang kemudian beranjak ke ruang kor. Sekejap ruang kor penuh dengan busana warna-warni bersarung batik tulis yang dikenakan oleh kaum putri dan busana hitam model beskap Betawi yang dikenakan oleh kaum putra. Mereka semua mempersiapkan diri dengan lagu pembukaan berjudul ‘Seluruh Jemaat Datanglah’. Kemudian disambung dengan lagu-lagu lain yang berirama Betawi dengan iringan gitar dan biola, menambah semaraknya suasana dalam gereja. Barisan abang none ini sesekali berjoget meningkahi irama musik dan lagu yang sederhana namun lincah dan riang. “Wah ordinariumnya juga lagu Betawi”, bisik Kunti kepada rekan di sebelahnya yang tenyata datang dari paroki Servatius, Kampung Sawah, tempat nongkrongnya orang Betawi nyang...

Taize-Pelayanan Kasih

Berita Sepekan, Minggu 26 September 1999 Seorang Mbak-mbak tersenyum manis dan menyebarkan selebaran kepada Santo dan Santa yang baru saja tiba. Masing-masing dipersilakan mengisi buku tamu. Malam ini adalah seperti yang pernah tercantum di Berita Sepekan yang lalu: Ibadat Doa Bersama Taize (baca: tese), di Aula SD Tarakanita II. Kebetulan saja Santa mendapat undangan resmi sebagai wakil Koor Mudika Wilayahnya. Ia merasa tertarik untuk bergabung bersama-sama dalam Ibadat yang unik ini. Santo melirik jam tangannya, waktu sudah menunjukkan Pk. 19.00 lebih sekian menit. Panitia penyelenggara segera mengajak para peserta untuk langsung menuju tempat berlangsungnya Ibadat. Di sana sudah disediakan lilin-lilin, sebuah salib besar dan seperangkat sound system. Sambil menunggu kedatangan kelompok Taize dari Paroki Bonaventura, Pulo Mas, Jakarta Timur, Panitya mengajak seluruh umat untuk berlatih bernyanyi. Tak lama ruangan pun sudah penuh dengan lagu-lagu 4 suara yang syahdu dengan petikan git...